Minggu, 16 Maret 2014

TATA CARA PERMAINAN Rules of Engagements (ROE)

Filosofi kami adalah untuk kesenangan (Fun). Kami tidak mengutamakan kemenangan. Permainan yang kami lakukan adalah semata-mata untuk kesenangan dan beraktifitas. Tidak hanya kesenangan kami saja, kamipun mengharapkan kesenangan bagi semua peserta permainan, baik kawan maupun lawan.

Menang atau kalah bukanlah hal yang utama. Ini hanyalah sebuah permainan saja. Walaupun kami berusaha bermain sebaik mungkin, kesenangan dan sportifitas adalah yang utama. Kami

Karena itulah kami tidak menggunakan peralatan/perlengkapan yang sudah dimodifikasi untuk memperoleh kekuatan yang lebih besar, kami menetapkan batasan kecepatan (velocity limit) yang sangat ketat.

PERATURAN PERMAINAN
PASAL I. PERATURAN DASAR PERMAINAN


1. Tujuan kegiatan atau permainan adalah untuk kesenangan. Tidak diperkenankan menggunakan kekerasan dalam bentuk apapun didalam kegiatan maupun acara permainan.
2. Tidak diperkenankan membawa, menggunakan senjata api, karet, gas, senapan angin maupun senjata lain yang bukan merupakan Airsoft Gun didalam kegiatan maupun acara permainan.
3. Tidak diperkenankan membawa senjata tajam selama permainan. (diperbolehkan pada saat memasak, membuka lahan semak-semak dalam acara perkemahan atau off road misalnya)
4. Peserta dibawah umur 18 tahun wajib membawa surat keterangan atau ijin dari orang tua.
5. Wajib menggunakan safety goggle. Semua pemain, field marshal dan pengamat wajib menggunakan pelindung mata diarea permainan yang sedang berlangsung.
6. Semua pemain wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
• Memeriksa perlengkapan keamanan pribadi. Pelindung mata wajib digunakan. Pelindung muka, pelindung tubuh (body armour) dan pelindung siku/lutut pads adalah opsional.
• Memeriksa magazine dan amunisi. Berat BB maksimum yang diperbolehkan adalah 0.30gr.
• Memeriksa muzzle Velocity. Pemeri
7. Tidak diperkenankan berlindung dibelakang pemain yang telah kena tembak (tereliminasi) atau berbaur dengan yang bukan peserta permainan. Pemain yang melakukan hal tersebut jangan ditembak tetapi dilaporkan kepada Field Marshal.
8. Kontak fisik antar pemain tidak diperbolehkan kecuali sentuhan ringan di badan, senjata atau asesoris lain untuk menandakan eliminasi lawan.
9. Mereka yang kedapatan tidak mentaati aturan keselamatan tersebut diatas dapat diberikan peringatan oleh Marshal atau pemain lainnya. Bila peringatan tidak diindahkan, yang bersangkutan dapat d**eluarkan dari permainan dan/atau tidak diperbolehkan untuk mengikuti permainan berikutnya.

PASAL II. PERATURAN LAPANGAN

1. Semua peserta diwajibkan mendaftarkan diri dan melunasi biaya acara/permainan tambahan (pada event-event khusus) pada panitia sebelum permainan dimulai.
2. Pahami dan ikuti peraturan yang diberikan oleh Briefing Officer atau yang dibagikan dalam bentuk cetakan kepada semua peserta. Jika ada yang tidak jelas harap ditanyakan langsung kepada Briefing Officer atau Field Marshal.
3. Persiapkan semua peralatan permainan, seragam dan logistik lainnya yang diperlukan. Semua peserta harus siap setelah tanda Stand By dari field marshal kepada masing-masing Komandan Regu.
4. Masuk ke area permainan tepat wakyu dalam kelompok atau team. Mulainya permainan dapat tertunda apabila salah satu team terlambat beada di posisi yang telah ditentukan. Tanda peluit akan dibunyikan oleh Field Marshal setelah semua peserta permainan memasuki area permainan. Peserta yang terlambat dilarang masuk permainan setelah tanda dibunyikan.
5. Untuk mengoptimalkan waktu permainan, segera persiapkan diri untuk permainan berikutnya jika tereliminasi atau waktu permainan berakhir. Waktu maksimum untuk istirahat dan mengisi ulang amunisi antar pemain adalah lima belas menit.
6. Peserta harus bertanggung jawab atas cedera atau kerusakan yang dibuat terhadap peserta lawan, penduduk lokal atau properti selama permainan berlangsung.

PASAL III. PERATURAN ELIMINASI

1. Direct Hit pada semua bagian tubuh pemain dikategorikan sebagai Kill. Itu termasuk Direct Hit pada baju dan semua perlengkapan lainnya yang terpasang yang ada di trayek BB ke badan pemain.
2. Proses menembak tanpa ada peluru yang keluar tidak dikategorikan sebagai direct hit.
3. Tembakan menembus rintangan seperti rumput, daun atau material tipis yang digunakan untuk berlindung dikategorikan Direct Hit apabila mengenai target dibelakangnya.
4. Tembakan oleh rekan satu team dikategorikan Direct Hit.
5. Pemain yang kena harus mengkonfimasikannya dengan cara berteriak HIT, DEAD atau OUT, dan selanjutnya mengacungkan life-card dan merobeknya. Kemudian memakai tanda/bendera “Dead Man Vest” untuk menghindari tertembak kembali okleh pemain yang masih aktif dalam perjalanan keluar dari area permainan, jika tanda/bendera tidak tersedia tanda universal untuk pemain yang kena adalah dengan mengangkat tinggi diatas kepala dengan satu atau dua tangan sambil meninggalkan area permainan.
6. Pemain yang mengalami kerusakan teknis atau kehabisan amunisi tetapi masih ingin melanjutkan permainan harus mengatasi masalahnya tanpa meminta Cease Fire. Bila tidak dapat diatasi dianggap tereliminasi.

PASAL IV. PEDOMAN KESELAMATAN UMUM

1. Perlakukan mainan anda seperti senjata sebenarnya. Dengan memperlakukan mainan anda seperti senjata sebenar-benarnyanya, Anda dapat membiasakan diri untuk tidak membahayakan diri anda maupun orang lain.
2. Biasakanlah untuk memperlakukan senjata anda seakan-akan senjata anda dalam kondisi terisi peluru.
3. Jangan mengarahkan laras senjata anda pada seseorang maupun sesuatu yang bukan sasaran yang ingin anda tembak, anda dapat tidak sengaja menyakiti orang lain atau merusak.
4. Jangan membiasakan meletakkan jari anda pada trigger/pemicu. Jauhkan jari dari trigger ketika tidak menggunakan senjata.
5. Selalu kosongkan magazine senjata anda bila tidak digunakan. Selain untuk alasan keselamatan, anda dapat memperpanjang umur mekanik pegas yang ada dalam magazine.
6. Selalu lepaskan battery atau kosongkan gas dari senjata anda bila sedang tidak digunakan.

PASAL V. KESELAMATAN PRIBADI

1. Jangan gunakan senjata anda untuk tindakan iseng/usil. Selain dapat melukai, tindakan andapun dapat dituntut secara hokum, dan rekan-rekan anda akan kehilangan kesempatan bermain atau memiliki airsoft gun jika sampai dilarang untuk digunakan.
2. Selalu gunakan tutup pengaman senjata anda bila tidak sedang digunakan. Ini dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selain bila anda biarkan senjata anda tetap terbuka.
3. Selalu pilih tempat yang aman untuk menggunakan senjata anda, hindari tempat-tempat umum/ramai yang banyak dilalui oleh orang maupun kendaraan seperti taman, kebun, tempat parkir, dll.
4. Selalu simpan senjata anda dalam tempat yang aman dan tertutup (Gun Case) dengan posisi trigger terkunci. Jangan biasakan membawa senjata anda secara ekspresif, selain dapat menakut-nakuti orang lain, anda dapat mengundang petugas keamanan.
5. Lepaskan magazine peluru secara hati-hati. Kadangkala masih ada peluru yang tertinggal dalam senjata anda.
6. Cara yang aman adalah menembakannya ke arah kosong/atas, sebelum anda menyimpannya.
7. Jika tidak digunakan, biasakan untuk menjauhkan jari anda dari trigger untuk menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan

PASAL VI. KESELAMATAN DALAM PERMAINAN

1. Selalu gunakan pengaman mata (safety goggle) untuk keselamatan anda dari tembakan langsung maupun pantulan dari peluru.
2. Gunakan pakaian yang baik. Akan lebih berguna jika menggunakan seragam militer non TNI / polisi non POLRI.
3. Gunakan sarung tangan dan sepatu boots sebagai perlindungan sekunder
4. Peraturan umum permainan :
• Pastikan anda dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
• Anda tidak diperkenankan bermain jika sedang dalam pengaruh obat yang tidak memperkenankan anda melakukan aktifitas berat.
• Tidak diperkenankan menembak bagian leher keatas sebagai sasaran tembak.
• Jika sasaran/musuh anda berada dalam jarak 10m atau kurang, teriakan peringatan untuk menyerah, anda hanya diperbolehkan menembak bagian kaki jika musuh tidak menyerah.
• Hentikan tembakan anda, jika musuh anda telah mengaku tertembak.
• Jika anda tertembak, segera mengangkat tangan keluar dari permainan ke arah tempat perlindungan (safety zone).
• Dilarang menembak tempat perlindungan (safety zone).
• Ketika anda berada diluar arena permainan, lakukan prosedur keamanan pribadi seperti dijelaskan pada artikel diatas.
beranggapan, kecurangan hanyalah pemuasan ego tanpa tujuan.
ksaan dengan menggunakan chronometer tidak boleh melebihi 500 fps untuk senjata jenis sniper (single shoot) dan 450 fps untuk lainnya. Untuk permainan jenis CQB disarankan untuk menggunakan senjata dengan muzzle Velocity standart. Semua senjata dengan muzzle Velocity diatas standart yang ditentukan wajib diubah menjadi lebih manusiawi (diturunkan) sebelum diperbolehkan untuk digunakan bermain agar tidak melukai.
by TEAM-SAS

Mengenal airsoft gun

Airsoft adalah sebuah olahraga atau permainan yang mensimulasikan kegiatan militer atau kepolisian, yang menggunakan replika senjata api yang disebut airsoft gun.
Permainan airsoft awalnya dimulai di Jepang pada tahun 1970-an, dimana kepemilikan senjata api sangat sulit atau tidak mungkin untuk didapatkan karena ketatnya peraturan, kemudian para pencinta senjata lalu mencari alternatif yang legal untuk melakukan hobi mereka. Dan sekarang kegiatan airsoft paling populer di Jepang, Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Macau, Korea Selatan, dan juga menyebar ke Filipina dan Indonesia.
Permainan airsoft juga sudah mulai populer di Amerika Utara dan Eropa, khususnya di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, Austria, Swiss, Perancis, Spanyol, Polandia, Portugal, Swedia, Finlandia, Norwegia, Italia, Belgia (yang didatangi pemain dari Belanda karena di negara mereka airsoft ilegal), Denmark, dan Chili, dan semakin menyebar didukung dengan komunitas Internet yang aktif.
Airsoftgun / airsoft gun diciptakan untuk memenuhi hasrat pecinta senjata (positif) untuk mengalami pengalaman menembakkan senjata yang relatif aman untuk pengguna individu dan pengaplikasian strategi pertempuran dalam permainan perang-perangan/skirmish (war game) jika dalam suatu komunitas. Setiap komunitas yang baik dan bertanggung jawab selalu memiliki kode etik tersendiri, namun memiliki kesamaan prinsip demi keamanan dan kelangsungan hobi ini sendiri. Hobi ini termasuk hobi unik yang berbeda dengan hobi-hobi lainnya. Karena menggunakan alat permainan dan aksesoris lainnya yang merupakan replika dari senjata sebenarnya. Tampak dan kesan yang diperlihatkan dari alat permainan ini jika tidak bijak dalam memperlakukannya akan dapat merugikan orang lain dan pelaku hobi ini sendiri. Karena itu jika ada seseorang atau sekelompok orang yang tidak mematuhi kode etik penggunaan airsoft, mereka layak untuk tidak dianggap atau dikucilkan dari lingkup dunia hobi airsoft nasional maupun internasional.

Mainan Airsoft (Airsoft Gun Toys/Airsoft Toy Guns)

Mainan airsoft atau airsoft gun, memiliki bentuk luar yang merupakan replika dari senjata api . Airsoft gun berskala 1:1 dengan senjata asli, namun sistem kerja airsoft gun tidak sama dengan senjata api. Airsoft Guns dibagi menjadi tiga jenis utama berdasarkan tenaga penggeraknya: spring (berpenggerak pegas), elektrik, dan gas. Pada jenis spring, peluru ditembakan oleh per, dan harus dikokang setiap sebelum menembak. Pada jenis elektrik, mainan menggunakan motor / dinamo elektrik yang dijalankan dengan tenaga baterai yang menggerakkan pinion. Lalu pinion tersebut menggerakan gearset yang menggerakkan piston sehinga per tertarik. Lalu ketika telah sampai di ujung gigi piston, per akan mendorong piston sehingga akan menyebabkan tekaan angin yang mendorong peluru. Dan pada jenis gas, mainan dioperasikan dengan menggunakan gas tekanan tinggi, yang biasanya berupa campuran propana dan polysiloxane biasanya disebut green gas dan ada juga green gas yang berkekuatan lebih tinggi daripada green gas atau setara dengan CO2. Di dunia airsoft, sangat tabu untuk menyebut airsoft dengan sebutan "senjata".

Peluru airsoft

Peluru yang dipergunakan berbentuk bulat berbahan plastik padat dan biasa disebut BB (Ball Bearing). Ukuran butiran ini berdiameter 6 mm dengan berat bervariasi dari 0.12 gram, 0.25 gram, 0.30 gram. Ada beberapa ukuran khusus peluru berukuran tersebut mencapai berat 0.80 gram yang tidak boleh dipakai untuk skirmish atau war game karena terbuat dari besi atau kaca atau gotri. sebenarnya peluru atau BB's airsoft yang boleh dipakai hanyalah yang berukuran 6mm dan terbuat dari plastik sehingga membuat airsoft tidak berbahaya kcuali untuk mata

Alat pengaman

Pemain airsoft memainkan skenario Perang Dunia II dengan peralatan lengkap: seragam militer, Unit, kacamata pelindung, vest (ciras, swat dan lainnya), kneepad, elbow pad, helm ( MICH, dan lainnya) dan Sepatu (delta boots dan lainnya.
Karena permainan ini umumnya melibatkan saling tembak antar pesertanya, maka peralatan untuk melindungi anggota tubuh sangat diperlukan. Peluru airsoft ini pada umumnya ditembakkan pada kecepatan 200-400 kaki per detik (feet per second, fps), dan bila terkena mata dapat berakibat fatal. Oleh karena itu peralatan yang paling penting dalam permainan airsoft adalah pelindung mata dan wajah. Para peserta permainan harus melengkapi diri mereka dengan kacamata pelindung (goggle) atau topeng khusus untuk melindungi wajah (mirip dengan peralatan untuk paintball). Pakaian yang dipakai biasanya juga tebal agar mengurangi cedera atau rasa sakit.

Pakaian militer

Permainan ini adalah simulasi militer atau kepolisian, maka para peserta juga berusaha untuk berpakaian dengan gaya militer. Pakaian yang lazim dipakai adalah replika seragam satuan militer suatu negara, lengkap dengan loreng kamuflasenya. Selain pakaian, perlengkapan lain seperti rompi, helm, sepatu boot, dan sarung tangan juga diusahakan mirip dengan yang dipakai oleh militer dan kepolisian.Penggunaan replika seragam militer ini tidaklah bermaksud untuk meniru suatu kesatuan militer. Penggunaannya lebih kepada kepentingan penyamaran bentuk (kamuflase) agar tidak mudah dilihat lawan. Dalam penggunaannya sangatlah jarang ditemui pemain yang menggunakan seragam dinas dari negaranya sendiri, sebagai contoh airsofter Indonesia sangatlah jarang bermain menggunakan seragam TNI. Bahkan dengan semakin berkembangnya olahraga ini, impresi atau penggunaan seragam dinas maupun instansi negara sendiri sudah tidak diperbolehkan, dalam hal ini airsofter Indonesia tidak diperkenankan menggunakan seragam TNI.

Istilah dalam Airsoft Gun

AEG "Automatic Electric Gun" atau AEG bertenaga listrik, bisa Rifle atau Sub Machine Gun. Beberapa dilengkapi dengan aksesori dan komponen. AEG dirancang untuk pemain lebih serius atau penggemar Tweaking atau upgrade. AEG menggabungkan dinamo dan baterai dioperasikan untuk menggerakan piston yang menghasilkan tekanan udara. Hal ini memungkinkan untuk menembak seketika setelah pelatuk di tekan. Dan memungkinkan untuk menembak secara otomatis. AEG adalah jenis yang paling populer dan ideal untuk rata-rata pengguna
GBB "Gas Blow Back" atau GBB adalah produk yang paling efektif, dalam kinerja senapan GBB, peluru di dorong oleh tekanan dari Gas oksigen (o2), Green Gas adalah produk gas paling populer digunakan. Semua GBB diproduksi dengan kualitas tinggi detail permukaan maupun dimensi
AEP "Automatic Electric Pistol" sama dengan AEG namun berbentuk pistol rata-rata menggunakan Gearbox besi
EBB "Electric Blow Back" sama dengan AEP namun menggunakan Gearbox plastik, dengan efek "blow back" seperti GBB yaitu bagian slide bergerak mundur ketika di tembakan
LPEG "Low Power Electric Gun" atau LPEG sama dengan AEG namun menggunakan Gearbox plastik sehingga kecepatan pelurunya terbatas, cocok untuk pemula atau low buget
(wikipedia)



Bukan Untuk Senjata Beladiri
Kepemilikan airsoft gun diizinkan dengan peraturan pembatasan umur (18+)
Sebagian besar hobbyist airsoft menggunakan airsoft gun sebagai sarana dalam bermain perang-perangan (airsoft wargames), sebagai barang koleksi atau untuk olahraga tembak reaksi
Sebagai benda koleksi, airsoft gun memang indah dipajang di ruang tamu maupun ruang kantor Anda.
Selain itu, rekan-rekan hobbyist airsoft, menggunakan perlengkapan militer lengkap dan tak lupa dengan perangkat airsoft gun-nya,untuk bermain peperangan (airsoft wargames) layaknya serdadu tempur maupun special forces unit. Sudah ada kompetisi juga yang memperlombakan tembak reaksi di berbagai wilayah.